Pernah gak kalian mendengar tentang kultur jaringan? Kultur jaringan merupakan teknik yang mungkin akan sering didengar saat kalian belajar tentang #Bioteknologi. Karena kita sedang membahas tentang tumbuhan, maka pada kali ini kita akan belajar tentang kultur jaringan pada tumbuhan yang meliputi poin penting seperti :

A. Pengertian kultur jaringan
B. Prinsip kultur jaringan
C. Prasyarat kultur jaringan
D. Media kultur jaringan
E. Metode kultur jaringan
F. Proses produksi kultur jaringan

 

Pengertian Kultur Jaringan Pada Tumbuhan

Gambar kultur jaringan pada tumbuhan

gambar kultur jaringan pada tumbuhan

Kultur jaringan adalah suatu metode yang berfungsi untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti kelompok sel atau jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, sehingga bagian tanaman tersebut dapat memperbanyak diri dan tumbuh menjadi tanaman yang lengkap kembali.

 

Prinsip Kultur Jaringan

Teknik kultur jaringan ini memanfaatkan prinsip perbanyakan tumbuhan secara vegetatif. Berbeda dri teknik perbanyakan tumbuhan secara konvensional, teknik kultur jaringan ini dapat dilakukan dalam kondisi aseptik di dalam botol kultus dengan medium dan kondisi tertentu.

Karena itu teknik ini sering sekali disebut dengan kultur in vitro. Dikatakan in vitro dalam bahasa latin berarti “di dalam kaca” nah karena jaringan tersebut dibiakkan di dalam botol kultur dengan medium dan kondisi tertentu. Teori dasar dari kultur in vitro ini adalah Totipotensi.

Teori diatas memeprcayai kalau setiap bagian tanaman atau tumbuhan dapat berkembang biak karena seluruh bagian tanaman terdiri atas jaringan-jaringan hidup. Oleh karena itu, semua organisme baru yang berhasil ditumbuhkan akan memiliki sifat yang sama persis dengan induknya(parent).

 

Prasayarat Kultur Jaringan

Pelaksanaan teknik ini memerlukan berbagai prasyarat untuk mendukung kehidupan jaringan yang dibiakkan. Hal yang paling esensial adalah wadah dan media tumbuh yang bersih atau steril. Media adalah tempat bagi jaringan untuk tumbuh dan mengambil kandungan nutrisi yang mendukung kehidupan jaringan. Media tumbuh menyediakan berbagai bahan yang diperlukan jaringan untuk hidup dan memperbanyak dirinya(Jaringanya).

 

Media Kultur Jaringan
Untuk penggolongan medianya ada dua yaitu media padat dan media cair, penjelasannya sebagai berikut

  • Media padat secara umum berupa padatan gel, seperti agar, dimana kandungan nutrisi dicampurkan pada agar.
  • Media cair didalam kandungan nutrisi yang dilarutkan di air. Media cair dapat bersifat tenang atau dalam kondisi selalu bergerak(aktif), tergantung dari kebutuhanya.

Komposisi media yang digunakan dalam kultur jaringan dapat bisa berbeda komposisinya. Perbedaan ini yang dapat mengakibatkan perbedaan pertumbuhan dan perkembangan eksplan yang ditumbuhkan secara in vitro.

Penambahan hormon tumbuhan atau zat pengatur tumbuh pada jaringan parenkim dapat berfungsi mengembalikan jaringan parenkim menjadi meristematik kembali dan bisa berkembang menjadi jaringan adventif tempatnya di pucuk, tunas, akar, bahkan daun pada lokasi yang tidak semestinya. Proses ini biasa disebut dengan peristiwa dediferensiasi(peningkatan aktivitas pembelahan, pembesaran sel dan perkembangan jaringan.

Metode
Di dalam kultur jaringan untuk perbanyakan tanaman secara in vitro terdapat 3 cara yaitu:

  1. Perbanyakan tunas dari mata tunas apikal
  2. Melalui pembentukan tunas adventif
  3. Embriogenesis somatik, baik secara langsung maupun melalui tahap pembentukan kalus.

Untuk tipe yang digunakan sebagai eksplan dalam kultur jaringan.

  1. Jaringan muda yang belum mengalami diferensiasi dan masih aktif meristematik atau membelah, sehingga memiliki kemampuan regenerasi yang tinggi. Jaringan yang bertipe pertama biasa ditemukan pada tunas apikal, tunas aksiler, bagian tepu daun, ujung akar bahkan kambium batang.
  2. Jaringan parenkima adalah jaringan penyusun tanaman muda yang sudah mengalami diferensiasi dan menjalankan fungsinya.

Contoh: Jaringan daun yang telah berfotosintesis dan jaringan batang (sebagai cadangan makanan).

Proses Produksi

Untuk proses perbanyakan (produksi) tanaman melalui kultur jaringan yang terdiri atas seleksi pohon induk (sumber eksplan), sterilisasi eksplan, inisiasi tunas, multiplikasi, perakaran serta aklimatisasi. Eksplan terdiri dari mata tunas yang diambil dari pohon induk yang fisiknya sehat.

1. Multiplikasi

Dapat dilakukan secara berulang sampai diperolehnya jumlah tanaman yang dikehendaki, atau sesuai dengan kapasitas laborato-rium.

2. Proses perakaran

Pada umumnya berlangsung selama 1 bulan. Tunas yang telah berakar atau planlet diaklimatisasikan sampai bibit sudah cukup kuat untuk ditanam dilapang.

3. Aklimatisasi

Biasanya dilakukan di rumah kaca, rumah kasa atau pesemaian yang kondisinya lembab dan dapat dikendalikan.

Referensi :
http://www.pintarbiologi.com/2015/01/pengertian-teknik-dan-manfaat-kultur-jaringan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Kultur_jaringan

 

Untuk materi yang satu ini, sebaiknya kamu juga ikut mempraktekkan kultur jaringan pada tumbuhan ini di rumah atau bersama guru lho. Semoga kamu paham dengan materi yang kami sampaikan, jangan lupa share artikel ini ya!

Kata kunci materi:

,kultur jaringan,,materi kultur jaringan lengkap,,kultur jaringan epidermis,,yang dimaksud kultur jaringan pada tumbuhan,,jelaskan prinsip yg digunakan dalam proses pengolahan air bersih? brainly,,kultur,,kultur j,,kultur jaringan adalah,,kultur jaringan pada tanaman,,mengapa daun bisa mengalami kultur jaringan?,,mengapa floem dapat menbuat kultur,,pengertian kultur jaringan,,penggolongan media tumbuhan kultur jaringan com,,penjelasan tentang kultur jaringan pada tumbuhan,,jelaskan perkembang biakan pada tumbuan dengan cara kultut jaringan brainly,,Jaringan yang telah ditanam dalam media kultur jaringan akan berkembang menjadi Kumpulan sel yang belum terdiferensiasi yang disebut(brainly),,jaringan yang digunakan pada kultur jaringan brainly,,alamat web tentang materi kultur jaringan,,alasan penggunaan floem pada kultur jaringan,,Apakah batang bisa dikultur?,,bagian tumbuhan yang diambil kultur jaringan adalah,,bagian/ jaringan tumbuhan yang digunakan untuk kultur jaringan disebut dengan,,botol kultur,,brainly tuliskan manfaat kultur jaringan,,ciri nodus untuk kultur jaringan,,contoh tanaman kultur jaringan,,fungsi kultur jaringan brainly,,fungsi potongan floem pada kultur jaringan,,gambar akar dan fungsinya braunly,,jaringan tumbuhan yang digunakan dalam metode kultur jaringan brainly
Tagged on:     

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *